Identifikasi Telur Cacing Fasciola hepatica pada Sapi di Peternakan Sapi Daerah Tangerang

  • Esther Sri Majawati Staf Pengajar Bagian Parasitologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
  • Ardianti Erna Matatula Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Abstract

Penyakit akibat cacing parasit pada sapi saat ini banyak ditemukan, salah satunya yaitu fasciolosis. Fasciolosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh parasit cacing trematoda Fasciola gigantica maupun Fasciola hepatica, termasuk kelas Trematoda filum Platyhelmintes dan genus Fasciola. Penyakit akibat cacing parasit ini menimbulkan kerugian secara ekonomis, serta dampak yang berbahaya adalah penularan pada manusia dapat menimbulkan faringeal fascioliasis yang disebut halzoun yaitu edema laring karena penempelan cacing dewasa pada mukosa faring posterior. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi telur cacing hati (Fasciola hepatica) pada sapi di salah satu Peternakan di Tangerang. Sebanyak 68 feses sapi dikumpulkan dan pemeriksaan dilakukan dengan metode natif. Dari hasil penelitian dapat ditemukan morfologi telur Fasciola spp yaitu memiliki kerabang telur yang tipis, berbentuk ovoid dan terdapat operkulum di salah satu kutubnya. Di dalam telur tersebut ditemukan blastomer yang berwarna kekuningan dengan prevalensi Fasciola sp. sebesar 8,8%. Sapi dapat terinfeksi melalui pakan atau air yang mengandung metasakaria (bentuk infektif). Hasil pemeriksaan juga menunjukan bahwa faktor umur dan jenis kelamin mempengaruhi tingkat infeksi yang disebabkan oleh Fasciola sp. Kesimpulan pada peternakan tersebut, ditemukan telur Fasciolasp. pada sapi dengan prevalensi 8,8%.


Kata kunci : Fasciola hepatica, prevalensi, faktor yang mempengaruhi, fasciolosis

Published
2019-06-24
How to Cite
Majawati, E., & Matatula, A. (2019). Identifikasi Telur Cacing Fasciola hepatica pada Sapi di Peternakan Sapi Daerah Tangerang. Jurnal Kedokteran Meditek, 24(68). Retrieved from http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/Meditek/article/view/1703
Section
Artikel Penelitian