Mekanisme Resistensi Acinetobacter baumannii terhadap Antibiotik Golongan Karbapenem

  • Ade Dharmawan Staf Pengajar Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
  • Nicolas Layanto

Abstract

Acinetobacter baumannii (A. baumanii) merupakan salah satu spesies Acinetobacter tersering diisolasi dari manusia, dan lebih sering dijumpai pada infeksi nosokomial dibandingkan dengan infeksi di komunitas. Eksistensi bakteri ini di lingkungan terkait dengan keragaman reservoir, kemampuan memperoleh gen pembawa sifat resisten antimikroba, dan sifat resisten terhadap pengeringan. Infeksi disebabkan strain A. baumannii yang resisten terhadap banyak antibiotik tidak mudah dikendalikan dan menjadi permasalahan di berbagai negara. Karbapenem merupakan antibiotik utama yang dipakai untuk mengobati pasien infeksi oleh Acinetobacter sehingga menyebabkan peningkatan resistensi bakteri ini terhadap karbapenem. Mekanisme kerja karbapenem yaitu dengan menghambat polimerisasi dan perlekatan peptidoglikan pada dinding sel. Kurangnya penetrasi obat (mutasi porin dan efflux pumps) dan atau carbapenem-hydrolyzing beta-lactamase enzymes seperti OXA carbapenamases dan metalo-beta-laktamase (MBL) memperantarai terjadinya resistensi karbapenem.

Kata Kunci: karbapenem, resistensi antibiotik, Acinetobacter baumannii

Published
2019-06-24
How to Cite
Dharmawan, A., & Layanto, N. (2019). Mekanisme Resistensi Acinetobacter baumannii terhadap Antibiotik Golongan Karbapenem. Jurnal Kedokteran Meditek, 24(68). Retrieved from http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index.php/Meditek/article/view/1704
Section
Tinjauan Pustaka