https://ejournal.ukrida.ac.id/index.php/MB/issue/feed Manajemen Bisnis Kompetensi 2026-04-16T06:49:40+00:00 Jurnal Kompetensi kompetensi@ukrida.ac.id Open Journal Systems Jurnal manajemen bisnis kompentensi https://ejournal.ukrida.ac.id/index.php/MB/article/view/4293 The Application of Communicative Language Teaching Approach Through Communicative Activities to Increase Students’ Ability in Speaking Class in 5th Graders of ABC Elementary School Surabaya 2026-04-16T04:19:53+00:00 Lusyanna Tjandraseputra lusyanna.t@guru.pppkpetra.or.id Soegeng Wahyoedi swahyoedi@ukrida.ac.id Januar Heryanto januar.heryanto@gmail.com <p><span class="fontstyle0">This research is an action research which was applied to the online class mode due to pandemic Covid-19. This article explains on how to apply the Communicative Language Teaching Approach through communicative activities to increase students’ ability in speaking class in 5th graders of ABC Elementary School Surabaya. The subject of the study is the students of 5</span><span class="fontstyle0">th </span><span class="fontstyle0">graders of ABC Elementary School Surabaya. This research used a spiral model introduced by Kemmis et al., which was carried out in 2 cycles. Data was collected from the students’ questionnaire, the students’ engagement checklist, interview and speaking rubric. A preliminary data was taken before the first cycle. This research was considered successful if the number of 5</span><span class="fontstyle0">th </span><span class="fontstyle0">graders in ABC Elementary School Surabaya who got KKM (</span><span class="fontstyle2">Kriteria Ketuntasan Minimal</span><span class="fontstyle0">) score 75 and above in their speaking test is minimum 15 students out of 30 students. In the end of the first cycle it was found out that students who got 75 and above were 16 students. that meant the indicator of success was achieved. However, the second cycle was carried out to increase the number of students who got 75 and above. The final result in the second cycle was 29 students out of 30 got 75 and above. A conclusion could be drawn from the final result, that the indicator of success had been accomplished. It showed that communicative activities can increase students’ speaking ability.<br></span></p> <p><span class="fontstyle3">Key Words: </span><span class="fontstyle0">Communicative Language Teaching, Communicative Activities, Speaking Ability.</span> </p> 2021-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Manajemen Bisnis Kompetensi https://ejournal.ukrida.ac.id/index.php/MB/article/view/4294 Penerapan Learning Organization dan Collaborative Learning untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru di Sd Krista Gracia Klaten 2026-04-16T06:35:40+00:00 Fajar Iswadi fajariswadi3@gmail.com Melitina Tecoalu melitina@ukrida.ac.id Takim Andriono andriono2509@gmail.com <p><span class="fontstyle0">Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang menggunakan metode </span><span class="fontstyle2">learning organization </span><span class="fontstyle0">dan </span><span class="fontstyle2">collaborative learning </span><span class="fontstyle0">untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru di SD Krista Gracia Klaten. Subyek penelitian adalah 7 guru kelas di SD Krista Gracia Klaten. Peneliti menggunakan lembar supervisi untuk menilai kualitas mengajar guru saat melakukan proses pembelajaran di dalam kelas. Selain menggunakan lembar supervisi, peneliti juga menggunakan kuisioner </span><span class="fontstyle2">personal mastery</span><span class="fontstyle0">, </span><span class="fontstyle2">shared vision</span><span class="fontstyle0">, </span><span class="fontstyle2">mental models</span><span class="fontstyle0">, </span><span class="fontstyle2">system thinking </span><span class="fontstyle0">dan </span><span class="fontstyle2">collaborative learning </span><span class="fontstyle0">untuk mengukur efektifitas tindakan yang sudah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan metode Kemmis dan McTaggart. hingga 2 siklus. Hasil akhir siklus II menyatakan bahwa dari ketujuh subyek semuanya mengalami peningkatan kualitas pembelajaran. Keenam subyek memenuhi standar nilai yang sudah ditentukan yaitu 70. Satu subyek belum mencapai standar nilai yang ditentukan walaupun mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan </span><span class="fontstyle2">learning organization </span><span class="fontstyle0">dan </span><span class="fontstyle2">collaborative learning </span><span class="fontstyle0">dapat meningkatkan kualitas guru di SD Krista Gracia Klaten.</span></p> <p><span class="fontstyle0"><br>Kata Kunci</span><span class="fontstyle3">: </span><span class="fontstyle2">Learning organization, collaborative learning</span><span class="fontstyle0">, kualitas pembelajaran</span> </p> 2021-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Manajemen Bisnis Kompetensi https://ejournal.ukrida.ac.id/index.php/MB/article/view/4295 Mentoring dengan Disiplin Personal Mastery dan Disiplin Team Learning untuk Memperbaiki Metode Pembelajaran Guru Abad 21 dalam Meningkatkan Keterlibatan Siswa SD X Surabaya 2026-04-16T06:40:48+00:00 Eny Wahyurini enyriniririn@gmail.com Eka Desy Purnama ekadesy@ukrida.ac.id Januar Budiman jbn2500@gmail.com <p><span class="fontstyle0">Latar belakang penelitian ini adalah perkembangan zaman yang begitu cepat membutuhkan keterampilan abad 21, yaitu berkreasi dan berinovasi, berkolaborasi, berkomunikasi, berpikir kritis, menyelesaikan masalah, dan berkarakter. Hal ini menuntut guru untuk melakukan pembaruan dalam metode pembelajarannya sehingga siswa dapat meningkatkan keterlibatannya dalam pembelajaran. Pendekatan yang dapat memotivasi dan mendampingi guru dalam memperbaiki metode pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa adalah mentoring. Mentoring dengan disiplin </span><span class="fontstyle2">personal mastery </span><span class="fontstyle0">yang merupakan salah satu disiplin dari lima disiplin Peter Senge dan disiplin </span><span class="fontstyle2">team learning </span><span class="fontstyle0">memotivasi guru dalam memperbaiki metode pembelajaran sesuai kebutuhan saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah dengan menggunakan model Kemmis and McTaggart (2000). Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kualitas metode pembelajaran yang digunakan guru dan peningkatan jumlah keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan mentoring dengan disiplin personal mastery dan disiplin team learning oleh kepala sekolah terhadap guru SD X Surabaya dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan tepat dan sesuai kebutuhan, dapat memperbaiki metode pembelajaran guru abad 21 dalam meningkatkan keterlibatan siswa SD X Surabaya.<br></span></p> <p><span class="fontstyle3">Kata Kunci</span><span class="fontstyle0">: Mentoring, metode pembelajaran, </span><span class="fontstyle2">personal mastery, team learning</span> </p> 2021-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Manajemen Bisnis Kompetensi https://ejournal.ukrida.ac.id/index.php/MB/article/view/4296 Penerapan Sistem Iinformasi Manajemen untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Pengelolaan Data Kesiswaan oleh Personil Tata Usaha di 4 Sekolah pada Perhimpunan Xyz 2026-04-16T06:45:41+00:00 Dwi Budiman dwi.budiman@gmail.com Soegeng Wahyoedi swahyoedi@ukrida.ac.id Januar Budiman jbn2500@gmail.com <p><span class="fontstyle0">Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggambarkan pengembangan dan penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Kesiswaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan melalui SIM dalam mengelola data kesiswaan. Teknik analisisnya adalah menghitung persentase anggota yang memberikan respon positif dengan SIM. Dari segi kualitas analisis data, 100% anggota setuju bahwa instruksi dalam SIM mudah dipahami dan informasinya telah dijelaskan dengan jelas dan lengkap. 100% anggota setuju bahwa informasi yang dikeluarkan SIM sesuai dengan kebutuhan. Untuk manfaat informasi, 100% anggota setuju bahwa informasi yang dikeluarkan oleh SIM membantu dalam proses pemantauan dan membantu dalam proses pengambilan keputusan. Juga 100% anggota setuju bahwa SIM efektif dan efisien. Pengembangan dan penerapan SIM merupakan langkah yang tepat untuk dikembangkan lebih lanjut karena dapat meningkatkan kualitas layanan pengelolaan data kesiswaan. SIM dapat berguna untuk mengakses data dan informasi rencana strategis dengan mudah dan cepat serta membantu proses monitoring dan evaluasi sehingga mendukung proses pengambilan keputusan.<br></span></p> <p><span class="fontstyle2">Kata Kunci: </span><span class="fontstyle0">SIM, manajemen kesiswaan, data, informasi</span> </p> 2021-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Manajemen Bisnis Kompetensi https://ejournal.ukrida.ac.id/index.php/MB/article/view/4297 Penggunaan Metode Mentoring Coaching Glickman untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Mandarin di Tk Little Sun Surabaya 2026-04-16T06:49:40+00:00 Fify Herawaty fify.012019040@civitas.ukrida.ac.id <p><span class="fontstyle0">Kompetensi profesional adalah salah satu dari 4 kompetensi yang wajib dimiliki oleh seorang guru. Kurangnya kompetensi profesional guru terutama dalam hal penguasaan kosakata dan tata bahasa yang digunakan menjadi sebuah permasalahan dalam TK Little Sun School terutama bagi guru lokal yang bukan penutur bahasa asing (</span><span class="fontstyle2">native</span><span class="fontstyle0">). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode </span><span class="fontstyle2">mentoring coaching </span><span class="fontstyle0">Glickman dapat meningkatkan kompetensi profesional guru Mandarin di TK Little Sun. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah yang membahas tentang bagaimana meningkatkan kompetensi profesional guru Mandarin di TK Little Sun. Subjek penelitian adalah 3 orang guru TK Little Sun. Data diperoleh melalui rubrik penilaian, lembar wawancara, simulasi ujian HSKK serta lembar supervisi dan observasi kelas. Metode penelitian yang digunakan yaitu Kemmis dan McTaggart. Proses penelitian melalui 2 siklus yaitu siklus pertama dan siklus kedua. Diagnosis awal dilakukan sebelum siklus pertama dimulai. Indikator keberhasilan yang digunakan yaitu ketiga subjek penelitian mencapai kriteria penilaian kompetensi profesional 15,2 atau lebih. Pada tahap awal peneliti membagi subjek penelitian dengan menagacu kepada tingkatan komitmen dan tingkatan kemampuan berpikir abstrak ke dalam </span><span class="fontstyle2">Quadran of Development Skill </span><span class="fontstyle0">Glickman sehingga peneliti bisa memberikan pendekatan yang sesuai. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan metode </span><span class="fontstyle2">mentoring coaching </span><span class="fontstyle0">Glickman dapat meningkatkan kompetensi profesional guru Mandarin.</span></p> <p><span class="fontstyle0"><br></span><span class="fontstyle3">Kata Kunci: </span><span class="fontstyle2">mentoring, coaching, kompetensi profesional</span> </p> 2021-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Manajemen Bisnis Kompetensi