Jurnal Kedokteran Meditek adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian, Tinjauan Pustaka, Laporan Kasus, Tinjauan Buku, dan Editorial dari  berbagai aspek dalam  ilmu biomedis dan kesehatan masyarakat. Setiap artikel yang memenuhi syarat akan dikaji oleh pakar sebidang (peer-review) dan diterbitkan secara tidak berbayar.

Jurnal Kedokteran Meditek pertama kali terbit tahun 1996 dengan nama Meditek. Sejak tahun 2011 berubah menjadi Jurnal Kedokteran Meditek. Diterbitkan dan dikelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana. Terbit tiga kali dalam setahun (Januari, Mei dan September).

Jurnal Kedokteran MEDITEK merupakan jurnal ilmiah biomedis dan kesehatan masyarakat yang menerbitkan penelitian dan pengkajian ilmu kedokteran klinis dan preklinis secara tidak berbayar (open access) melalui proses pengkajian oleh pakar sebidang (peer-review). Jurnal Kedokteran Meditek bertujuan memuat dan menyebarluaskan perkembangan ilmu biomedis dan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, pengembangan, dan penerapannya demi kemajuan kondisi kesehatan, terutama di, namun tidak terbatas pada, Indonesia.

Tim editorial mengundang para dosen, peneliti, dan ilmuan untuk mempublikasikan artikelnya di Jurnal Kedokteran Meditek.

Current Issue

Vol 25 No 2 (2019): MEI - AGUSTUS

Pada edisi kedua tahun ke-25 ini, Jurnal Kedokteran Meditek mengangkat masalah dan inovasi di bidang ilmu kedokteran dan biomedik yang berkaitan dengan masalah lingkungan. Jurnal Kedokteran Meditek kali ini menyajikan penelitian tentang dampak penggunaan daun maja sebagai bagian dari pemberantasan nyamuk terhadap organisme lainnya, tungau debu di komunitas, serta kualitas air yang diproses menggunakan smart water station. Dalam hal upaya peningkatan kesehatan terkait potensi sumber daya alam dari lingkungan, Jurnal Kedokteran Meditek menyajikan penelitian yang menelaah apakah lama penyimpanan jus buah berpengaruh pada kadar antioksidan. Berkaitan dengan lingkungan sosial, disajikan penelitian gambaran penderita HIV/AIDS sebagai penyakit yang penyebarannya berkaitan lingkungan sosial. Untuk merangsang dan mendukung penelitian lainnya dalam ilmu kedokteran dan biomedik lebih lanjut yang berkaitan dengan sumber daya lingkungan, disuguhkan tinjauan tentang penggunaan larva ikan zebra untuk penelitian farmakotoksisitas.

Published: 2019-08-28
View All Issues