Hubungan Siklus dan Lama Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Ukrida dengan Nyeri Menstruasi

  • Raemon Alexandro Mau Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  • Hendrik Kurniawan Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  • Anna Maria Dewajanti Departemen Biokimia Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
Keywords: Long Menstruation, Menstrual Cycle, Menstrual Pain

Abstract

Dysmenorrhea is a condition of intense pain during menstruation. Menstrual disorders can be in the form of prolonged menstrual duration, menstrual cycle interval disorders, bleeding disorders and other disorders related to menstruation. This study aimed to analyse the relationship between the cycle interval and duration of menstruation among students who experienced menstrual pain. This research was a descriptive study using a cross-sectional approach. This research was conducted at Krida Wacana Christian University (UKRIDA) from January to March 2020. A total of 72 students who were year I, II and III completed the questionnaires. The results showed that most of the respondents were 19 years of age (69,45%). The menarche age was at 12-13 years old (70,80%) with the mean age of 12 years old. Most of the respondents had normal menstrual cycles (79,2%) and menstrual duration (83,3%). Most of the respondents felt weakness or fatigue (83,33%). The Chi Square statistical test indicated the relationship between menstrual duration and the incidence of dysmenorrhoea (p < 0,05). However, there was no association between the menstrual cycle interval and the incidence of dysmenorrhoea (p value > 0,05).

Author Biography

Raemon Alexandro Mau, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia

References

1. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Hauth JC, Rouse, DJ, Spong CY. William obstetry. Edisi ke-23. The Mc-Graw Hill Companies; 2010.
2. Sarwono P. Ilmu kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2011.
3. Ortiz, Mario I. Primary dysmenorrhea among Mexican University Students: Prevalence, impact and treatment. European Journal of Obstretrics & Gynecology and Reproductive Biology. 2010. p152,73-77.
4. Mohamed, Eman M. Epidemiology among adolecent students in Assiut City, Egypt. Life Science Journal. 2012;9(1):348-53.
5. National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES). Diunduh dari: https://www.cdc.gov/mmwr/preview/mmwrhtml/rr5904a6.htm. 2012. Diakses tanggal 13 Juli 2019.
6. World Health Organization (WHO). Diunduh dari: https://www.who.int/gho/publications/world_health_statistics/EN_WHS2013_Full.pdf. 2013. Diakses tanggal 24 Mei 2019.
7. Berkley KJ. Primary dysmenorrhea: an urgent mandate. International Association for the Study of Pain. 2013;21(3):1-8.
8. Ningsih R. Efektivitas paket pereda terhadap intensitas nyeri pada remaja dengan dismenore di SMAN Kecamatan Curup. Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia; 2012
9. Silaen RM, Ani LS, Putri WCWS. Prevelensi dysmenorrhea dan karakteristiknya pada remaja putri di Denpasar. Jurnal Medika Udayana. 2019;8(11).
10. Soesilowati R, Annisa Y. Pengaruh usia menarche terhadap terjadinya disminore primer pada siswi mts maarif nu al hidayah banyumas. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Kesehatan. 2016:14(3):8-14.
11. Beddu S, Mukarramah S, Lestahulu V. Hubungan status gizi dan usia menarche dengan dismenore primer pada remaja putri. The Southeast Asian Journal of Midwifery. 2015;1(1):16-21.
12. Yuhbaba ZN, Setiawan D, Novitasari F. Hubungan usia menarche dengan kejadian dismenore primer pada remaja kelas 3 SMP di SMPN 2 Jember. Jurnal Kesehatan Dr. Soebandi. 2012;2(2):98-101.
13. Charu S, Amita R, Sujoy R, Thomas GA. ‘Menstrual characteristics’ and ‘Prevalence and Eff ect of Dysmenorrhea’on Quality of Life of medical students. International Journal of Collaborative Research on Internal Medicine & Public Health. 2012;4(4).
14. Juliana I, Rompas S, Onibala F. Hubungan dismenore dengan gangguan siklus haid pada remaja di SMAN 1 Manado. EjournalKep, 2019;7(1):1-8.
15. Juniar D. Epidemiology of dysmenorrhea among female adolescents in Central Jakarta. Makara J Health Res. 2015;19(1):21-6.
16. Gustina T. Hubungan antara usia menarche dan lama menstruasi dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMK Negeri 4 Surakarta. 2015.
17. Sakinah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja. Sikripsi. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia. Institut Pertanian Bogor; 2016.
18. Novia I, Puspitasari N. Faktor resiko yang mempengaruhi kejadian dismenore primer. The Indonesia Jurnal of Public Health..2008;4(2).
19. Rakhma A. Gambaran derajat dismenore dan upaya penanggulangan pada siswi sekolah menengah kejuruan Arjuna Depok Jawa Barat. Skripsi. Jakarta: Program Studi Ilmu Keperawatan, FKIK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 2012. p.29.
20. Kural M, Noor NN, Patil A. Menstrual characteristics and prevalence of dysmenorrhea in college going girls. J Family Med Prim Care. 2015;4(3):426–31.
Published
2020-12-09
How to Cite
Mau, R., Kurniawan, H., & Dewajanti, A. (2020). Hubungan Siklus dan Lama Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Ukrida dengan Nyeri Menstruasi. Jurnal Kedokteran Meditek, 26(3), 139-145. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v26i3.1946
Section
Artikel Penelitian