Uji Neurotoksin Insektisida Berbahan Ekstrak Daun Kemangi dan Piretrum terhadap Mortalitas Lalat Rumah (Musca domestica)

Authors

  • Michelle Amelia Tanian Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  • Flora Rumiati Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia
  • Rina Priastini Susilowati Departemen Biologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Kristen Krida Wacana, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v29i3.2636

Keywords:

daun kemangi, lalat rumah, mortalitas, neurotoksin, piretrum

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) berpotensi tinggi dalam menyebarkan patogen bagi manusia. Upaya pengendalian yang sering digunakan adalah insektisida sintetik berbahan kimia yang memiliki dampak negatif seperti pencemaran lingkungan. Flavonoid, eugenol, alkaloid dan piretrin  yang terkandung dalam ekstrak daun kemangi dan piretrum adalah neurotoksin terhadap serangga sehingga cocok digunakan sebagai insektisida nabati. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas neurotoksin insektisida berbahan ekstrak daun kemangi dan piretrum terhadap mortalitas lalat rumah. Penelitian menggunakan desain penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap. Uji neurotoksin dilakukan pada sepuluh lalat rumah di setiap gelas plastik dengan tiga kali ulangan. Kelompok perlakuan adalah kontrol negatif (tanpa paparan), kontrol positif (disemprot insektisida komersial), kelompok konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40%. Pengamatan dilakukan setelah penyemprotan tiap 10 menit selama 1 jam dan 24 jam. Diperoleh nilai LC50 sebesar 9,557%, dan LC90 sebesar 13,299 %. Berdasarkan uji one-way ANOVA diperoleh adanya perbedaan yang sangat bermakna (p<0,01), antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan insektisida berbahan ekstrak campuran. Dapat disimpulkan bahwa Insektisida berbahan campuran ekstrak daun kemangi dan piretrum memiliki efek neurotoksin terhadap lalat rumah dan lebih efektif dalam membunuh 100% lalat rumah dengan waktu yang singkat daripada insektisida komersial yaitu dengan konsentrasi 30% dalam 10 menit.

References

Iffah D, Gunandini DJ, Kardinan A. Pengaruh ekstrak kemangi (Ocimum basilicum forma citratum) terhadap perkembangan lalat rumah (Musca domestica) (L.). J Entomol Indones. 2017;5(1):36.

Hidayat P. Metamorfosis: Serangga untuk kehidupan yang lebih baik. Posiding Semin Nas Perhimpun Entomol Indones. 2016;1–12.

Anisah A, Sukesi TW. Uji efektifitas ekstrak daun sirih (Piper betle L) sebagai larvasida larva lalat rumah (Musca domestica). J Vektor Penyakit. 2018;12(1):39–46.

Poedji H, Loeki FE. Potensi Musca domestica Linn sebagai vektor beberapa penyakit. J Kedokt Brawijaya. 2013;23(3):125–36.

Issa R. Musca domestica acts as transport vector hosts. Bull Natl Res Cent. 2019;43(1):1–5.

Safira S, Nurmaini, Dharma S. Hubungan kepadatan lalat, personal hygiene dan sanitasi dasar dengan kejadian diare pada balita di lingkungan Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan kota Medan tahun 2015. Jurnal Lingkungan dan Keselamatan Kerja. 2015;2–3.

Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2019. 164–6 p.

Ahmad I, Susanti S, Kustiati K, Yusmalinar S, Rahayu R, Hariani N. Resistensi lalat rumah, Musca domestica Linnaeus (Diptera: Muscidae) dari empat kota di Indonesia terhadap permetrin dan propoksur. J Entomol Indones. 2015;12(3):123–8.

Sanjaya Y, Dinyati A. Studi eksplorasi pemanfaatan jenis-jenis tanaman sebagai pestisida nabati di perumahan Pondok Arum, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Pros SEMNAS BIO 2021. 2021;1:267–79.

Marlina A, Widiastuti E. Studi awal pembuatan bio-insektida dari bunga krisan (Chrysantemum morrifolium). Pros 12th Ind Res Work Natl Semin. 2021;157–60.

Soni V, A Anjikar A. Use of pyrethrin/ pyrethrum and its effect on environment and human: A review. PharmaTutor. 2014;2(6):52–60.

Lybrand DB, Xu H, Last RL, Pichersky E. How plants synthesize pyrethrins: safe and biodegradable insecticides. Trends Plant Sci. 2020;25(12):1240–51.

Brown P. Morphological and physiological aspects of flower initiation and development in Tanacetum cinerariaefolium L. Thesis. University of Tasmania; 2014.

Chaieb I. Saponins as insecticides: A review. Tunisian Journal of Plant Protection. 2010;5(1):39-50.

Barus L, Sutopo A. Pemanfaatan ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum) sebagai repelan lalat rumah (Musca domestica). J Kesehat. 2019;10(3):329.

Daroini M, Iskandar A, SLI DD. Uji potensi ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum) sebagai insektisida lalat rumah (Musca domestica) dengan metode elektrik. Bimiki: Berkala Ilmu Mahasiswa Keperawatan Indonesia. 2015;3:1–7.

Surahmaida, Umarudin. Aplikasi miana, kemangi, dan kumis kucing sebagai pestisida nabati. Surabaya: Graniti; 2019. 44–53 p.

Rittschof CC, Schirmeier S. Insect models of central nervous system energy metabolism and its links to behavior. Glia. 2018;66(6):1160–75.

Grider MH, Jessu R, Kabir R. Physiology, action potential. Disitasi pada tanggal 29 Juli 2022. Diunduh dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538143/

Kress GJ, Mennerick S. Action potential initiation and propagation: upstream influences on neurotransmission. Neuroscience. 2009;158(1):211.

Rosma Hasibuan. Insektida pertanian. Bandar Lampung: Lembaga Penelitian Universitas Lampung; 2012. 58–86 p.

Patro N, Saxena M, Kumar K, Patro IK. Developmental neurotoxicity of pyrethroids : Structural and functional retardation. Emerging Trends in Zoology. New Delhi: Narendra Publishing House; 2011. 1–21 p.

Holynska-Iwan I, Szewczyk-Golec K. Pyrethroids: How they affect human and animal health. Medicina. 2020;56:582.

Susilowati RP, Darmanto W, Aminah NS. The effectiveness of herbal mosquito coils "Morizena" against Aedes aegypti death. Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease. 2018;7(2):50-5.

Sanjaya Y, Safira T. Toxicity of poison from spider Nephila sp. to Aedes aegypti L. larvae. Biodiversitas J Biol Divers. 2006;7(2).

Nindatu M, Noya L. Efektifitas daya tolak seduhan daun cengkeh (Syzgium arimaticum L) terhadap nyamuk Anopheles Sp. J Biol Edukasi. 2018;53(9):1689–99.

Ramayanti I, Layal K, Pratiwi PU. Effectiveness test of basil leaf (Ocimum basilicum) extract as bioinsecticide in mosquito coil to mosquito Aedes aegypti death. J Agromedicine Med Sci. 2017;3(2):6.

Published

2023-12-12

How to Cite

Tanian, M. A., Rumiati, F., & Susilowati, R. P. . (2023). Uji Neurotoksin Insektisida Berbahan Ekstrak Daun Kemangi dan Piretrum terhadap Mortalitas Lalat Rumah (Musca domestica). Jurnal Kedokteran Meditek, 29(3), 283–291. https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v29i3.2636